Tips Merawat Benda Pusaka dalam Bentuk Keris


Selain batu permata yang digunakan sebagai benda pusaka oleh masyarakat, keris juga memiliki peranan yang sama. Dalam budaya Jawa tradisional, seorang pria akan dianggap paripurna jika dia memiliki lima unsur simbolik yaitu curiga yang artinya keris merupakan symbol kedewasaan, keperkasaan dan kejantanan sehingga mereka diharuskan mampu melindungi diri, keluarga dan membela negara. Unsur kedua yaitu turangga yang artinya kuda atau kendaraan, ketiga adalah wisma yang artinya rumah, keempat adalah wanita yang artinya isteri dan keenam adalah kukila yang artinya adalah burung. Sebagai seorang pria Jawa Tradisional, ia harus mampu mengolah, menangkap dan menikmati keindahan serta berolah seni. Unsur-unsur tersebut adalah salah satu keunggulan keris jika dibandingkan dengan batu permata.

Sekarang ini keris yang ada di Indonesia lebih sering digunakan untuk menghiasi pakaian untuk perayaan tradisional seperti pernikahan, perayaan upacara di kerajaan dan perayaan agama lainnya. Selain itu, orang-orang pada zaman dahulu menggolongkan keris menjadi dua yaitu keris hidup dan keris mati. Keris hidup atau yang berisi tayuhan memiliki daya dan memancarkan aura tersendiri bagi yang melihat atau yang memeliharanya. Keris dikatakan hidup jika tampak wingit, galak, demes atau memiliki pembawaan tersendiri sedangkan keris yang mati tampak biasa, tidak ada rasa atau perasaan wingit pada orang yang melihat atau memilikinya. Keris pada zaman dulu cenderung hidup atau disebut keris Tayuhan atau keris pusaka karena bahan yang dipakai untuk pembuatan keris tersebut bertuah. Besi yang digunakan juga bertuah sehingga isi dari keris tersebut tidak akan hilang selama perwujudannya masih ada. Secara logika, selama unsur besi, baja dan pamor keris masih melekat maka kekuatannya tidak akan hilang. Empulah yang mengetahui kekuatan atau daya yang terkandung dalam bahan-bahan keris tersebut.

Seperti halnya tips merawat benda pusaka, dalam memilih keris juga terdapat beberapa tips yang dapat dijadikan pertimbangan. Pertama, keris harus memiliki sifat tangguh yang ditemukan dari meneliti bahan, garapan dan motif pamor yang terdapat pada keris. Kedua, keris harus memiliki sifat wutuh yang artinya memiliki suatu kesan dari sebuah keris yang masih lengkap bagian-bagiannya, tidak ada bagian yang patah atau keropos. Jika salah satu unsur tersebut ada pada keris, maka nilainya akan berkurang. Ketiga, sepuh atau tua maksudnya adanya batas antara besi dan baja pada tiap bilah keris yang ditunjukkan pada warna kebiruan atau hijau metalik pada tepi keris. Tips tersebut perlu diperhatikan dalam memilih keris sebagaimana tips merawat benda pusaka agar tetap awet.


Beli Benda Pusaka Klik disini

Benda Pusaka Peninggalan Keraton Yogyakarta


Benda pusaka yang tedapat dalam keratin Yogyakarta disebut sebagai keagungan dalem yang artinya pusaka milik raja yang memiliki kekuatan ghaib yang diwarisi dari generasi-generasi sebelumnya. Kekeramatan atau keghaiban dari pusaka berhubungan dengan keadaan masa lalu pemilik sebelumnya, asal usul pemiliknya dan perannya dalam sejarah. Pusaka di keratin dapat berbentuk benda nyata dan benda abstrak yaitu dalam bentuk pesan. Benda-benda pusaka di keratin memiliki nama-nama tertentu misalnya Kyai Permili yang merupakan sebuah kereta kuda yang digunakan untuk mengangkut abdi dalem Manggung yang membawa regalia. Pusaka yang menjadi properti Sultan diberi gelar Kyai (K) yang mempunyai sifat maskulin dan Nyai (Ny) yang bersifat feminin, contohnya K Danumaya pada sebuah guci tembikar yang berasal dari Palembang yang berada di pemakaman raja-raja di Imogiri. Selain sebutan Nyai (Ny) dan Kyai (K), pusaka-pusaka yang pernah digunakan oleh Sultan diberi tambahan gelar Kangjeng sehingga gelar selengkapnya adalah Kangjeng Kyai (KK) atau Kangjeng Nyai (KNy), contohnya Kangjeng Nyai Jimat yang merupakan sebuah kereta kuda yang digunakan oleh Sultan Hamengku Buwono I sampai IV sebagai kendaraan resmi dan merupakan kereta terkeramat dari Keraton Yogyakarta. Ada beberapa pusaka yang mempunyai kedudukan tertinggi dan dipercaya memiliku kekuatan super magis mendapat tambahan gelar Ageng sehingga menjadi Kengjeng Kyai Ageng (KKA), contohnya adalah KKA Pleret yaitu sebuah tombak yang pernah digunakan oleh Panembahan Senopati untuk membunuh Arya Penangsang. 

Bentuk dari benda pusaka yang terdapat di Keraton Yogyakarta sangat beragam yang dapat dikelompokkan menjadi senjata tajam, bendera dan panji kebesaran, perlengkapan kebesaran, alat-alat musik, alat-alat transportasi, manuskrip dan babad, perlengkapan sehari-hari, dan masih banyak lagi. Batu permata tidak masuk dalam hitungan pusaka keraton seperti yang terjadi pada umumnya. Biasanya batu permata lebih sering digunakan sebagai pusaka oleh masyarakat pada umumnya. 

Pusaka yang ada di keraton juga dimandikan pada bulan Muharram dikarenakan orang-orang Jawa menganggap benda-benda tersebut memiliki jiwa. Beberapa tips merawat pusaka keraton yang juga bisa diterapakan pada pusaka-pusaka keluarga pada umumnya. Benda-benda pusaka tersebut selalu dijamasi atau dicuci ada bulan Sura (Muharram) dan selalu pada hari Jumat Kliwon atau Selasa Kliwon dengan para penjamas pusaka tersebut harus mengenakan pakaian adat Jawa Peranakan dan harus laki-laki yang memakai kain panjang, surjan dan penutup kepala blangkon. Tips merawat pusaka keraton tersebut harus diperhatikan oleh orang yang bertugas merawat pusaka.


Beli Benda Pusaka 

Keris Sebagai Benda Pusaka Indonesia


Indonesia dikenal dengan beragam budaya dan adat istiadat karena terdiri dari beribu-ribu pulau. Setiap propinsi di Indonesia mempunyai senjata sebagai ciri khas dari daerah tersebut, diantanya adalah keris. Keris adalah sejenis pedang tetapi lebih pendek yang berasal dari Pulau Jawa. Keris pada zaman purba telah ditemukan antara abad ke-9 dan ke-14. Selain digunakan sebagai senjata, kerus juga digunakan sebagai benda pusaka yang memiliki kekuatan magis. Keris pada zaman dulu berfungsi sebagai senjata dalam duel atau peperangan dan sebagai benda pelengkap sesaji. Pada zaman sekarang, keris lebih merupakan benda aksesoris dalam berbusana yang memiliki sejumlah symbol budaya atau menjadi benda koleksi yang dinilai dari segi estetikanya.

Pengunaan keris tersebar di seluruh wilayah Indonesia khusunya pada masyarakat penghuni wilayah yang terpengaruh oleh Majapahit seperti Jawa, Madura, Nusa Tenggara, Sumatera, pesisir Kalimantan dan sebagian Sulawesi. Selama ini, asal-usul keris belum ditemukan secara pasti darimana walaupun penyebutan istilah ‘keris’ telah tercantum dalam prasasti pada abad ke-9 Masehi. Kajiannya didasarkan pada analisis figure di relief candi atau patung. Mengenai fungsi keris dapat dilacak dari beberapa prasasti dan laporan-laporan penjelajah asing ke Nusantara. 

Keris pada zaman modern seperti sekarang ini memperoleh bentuknya pada masa Majapahit. Tetapi relief di beberapa candi seperti Candi Bahal sebagai bagian dari kerajaan Sriwijaya menunjukkan bahwa pada abad ke-10 dan ke-11 keris modern sudah menemukan bentuknya. Selain itu, uji karbon juga dilakukan pada keris temuan yang berasal dari Malang, Jawa Timur yang hasil uji karbonnya menunjukkan bahwa keris tersebut berasal dari abad ke-10 Masehi. Selain keris, contoh dari benda pusaka lainnya adalah batu permata, batu akik, bilah, parang, dan masih banyak lagi. Batu permata sendiri pun mempunyai ragam jenis dan fungsinya masing-masing, misalnya Alexandrite berfungsi untuk menolong orang dalam memusatkan pikiran yang ada pada diri mereka sendiri, memperbesar kemampuan untuk merasakan kebahagiaan dan meningkatkan rasa percaya diri. 

Sebagai pusaka, keris harus dirawat agar tidak berkarat atau rusak. Ada beberapa tips merawat pusaka keris yaitu mencuci pusaka/mutih. Mutih adalah bilah dan warangan keris harus dicuci dari berbagai noda, karatan atau kotoran terlebih dahulu. Kedua, mewarangi. Dalam proses mewarangi ada beberapa bahan yang diperlukan yaitu air, jeruk nipis dan kesehatan. Gunakan air dari sumur dan campurkan jeruk nipis ke dalam larutan warangan. Pada saat mewarangi, kondisi badan harus sehat karena jika kita sedang dalam keadaan tidak sehat, kita bisa mengeluarkan keringat yang akan mempengaruhi jalannya proses mutih dan mewarangi. Hal-hal tersebut adalah beberapa tips merawat pusaka keris.   


Beli Keris Boleh Mampir Kesini

Jenis-Jenis Batu Pemata dan Khasiatnya



Penduduk Indonesia sejak zaman megalitikum sudah mengenal kepercayaan animism dan dinamisme. Animisme adalah kepercayaan kepada roh-roh yang ada di bumi, misalnya nenek moyang atau leluhur yang sudah meninggal. Mereka percaya bahwa roh tersebut masih tetap hidup bersama mereka di bumi. Sebaliknya, dinamisme adalah suatu kepercayaan terhadap benda-benda yang dianggap memiliki kekuatan ghaib. Salah satu dari benda-benda tersebut adalah batu permata. Terdapat banyak fakta dari sumber sejarah yang membuktikan bahwa batu tersebut mempunyai khasiat tertentu sehingga masyarakat menjadikannya sebagai benda pusaka. 

Faktanya, ada alasan yang lebih rasional dan ilmiah tentang khasiat batu ini. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dr. (HC) Hisham Hashim dari Malaysia, batu bisa digunakan untuk pengobatan karena memiliki gelombang elektromagnetik sehingga batu dapat membetulkan medan elektromagnetik yang terganggu di tubuh manusia. Terlepas dari alasan rasional tersebut, kebanyakan masyarakat Indonesia lebih mempercayai batu tersebut sebagai benda pusaka.

Ada beberapa khasiat batu permata berdasarkan jenisnya. Pertama, Agate atau yang biasa disebut batu akik berfungsi membantu untuk hal-hal yang berhubungan dengan fisik dan emosional. Batu akik sendiri mempuyai sepuluh jenis yaitu Akik Lumut, Akik Pohon, Akik Garis/Pita, Akik Renda/Jalinan, Akik Menyerupai Bulu Burung, Akik Bintik-Bintik, Akik Dendrite, Akik India dan Akik Botswana. Kedua, Alexandrite berfungsi untuk menolong orang dalam memusatkan pikiran yang ada pada diri mereka sendiri, memperbesar kemampuan untuk merasakan kebahagiaan dan meningkatkan rasa percaya diri. Ketiga, Amethyst digunakan untuk meningkatkan kekuatan spiritual dan kewaspadaan intuitif seseorang. Keempat, Aquamarine digunakan untuk harapan yang baik dalam menjalani percintaan dan berkasih-kasihan. Kelima, Bloodstone berguna untuk menstimulasi aliran energy untuk semua penyembuhan, menghilangkan emosi, memerangi trauma fisik dan menstimulasi peredaran darah. Ada beberapa jenis khasiat batu lain yang fungsinya juga berbeda-beda.

Batu seperti yang telah dijelaskan sebelumnya berfungsi sebagai pusaka juga harus dirawat agar tetap bebas dari karat dan terjaga dari kerusakan. Ada beberapa tips merawat pusaka yang harus diperhatikan. Pertama perlu disiapkan beberapa bahan untuk proses pembersihan yaitu limau nipis 3 biji, sabun, kain kapas bersih, air bersih/mutlak, larutan cuka makan bagi karat yang tebal dan berus bulu halus seperti berus gigi yang terpakai. Untuk pusaka yang berbentuk batu, rendamlah dengan air panas terlebih dahulu lalu bersihkan. Telitilah apakah pusaka tersebut berkarat atau tidak. Tips merawat pusaka berbeda-beda berdasarkan jenis pusakanya.

Belajar Membuat Form Login Sederhana Dengan Menggunakan Visual Foxpro


Belajar membuat form login sederhana dengan Microsoft visual foxpro.
Pertama tama sobat masuk kedalam program aplikasi visual foxpro. Saat berada dijendela Microsoft visual foxpro klik File -> New -> Project -> new file seperti pada gambar dibawah ini



Isikan nama file saat ini saya menulis dengan nama login.pjx

Masuk kedalam project manager klik data -> databases -> new
isikan nama database yang diinginkan untuk menyimpan data user untuk login.
Untuk database yang saya buat sekarang dengan nama USER.DBC
Tampil database designer - user buat table dengan cara : klik kanan -new table dengan nama LOGIN.dbf
Setelah itu sobat berada pada table desainer disinilah sobat akan membuat sebuat struktur table untuk program yang akan dibuat nantinya.

Isikan field baru dengan nama "namauser" Type datanya "Character" widthnya : "20" index : "ascending"

field baru diatas maksudnya akan terbuat rancangan tabel dengan input datanya tipenya character yaitu bisa diisikan dengan angka dan hurup dengan panjang input selebar 20 charakter dengan index (pengurutan) dari kecil ke besar.

Isikan lagi field baru dengan nama "password" type datanya "character" widthnya " "30" index : "ascending"
 artinya akan dibuat tabel rancangan Password dengan input  tipenya character yaitu bisa diisikan dengan angka dan hurup dengan panjang input selebar 30 charakter dengan index (pengurutan) dari kecil ke besar.
Agar sobat lebih memahami saya sisipkan gambar dibawah ini:

sekarang sobat sudah bisa membuat project , database dan tabel sendiri. Sekarang sobat akan saya ajak untuk petualangan selanjutnya yaitu membuat form login :D

Klik ok untuk menyimpan tabel yang sudah dibuat tutup tabel desainer.

Pada project manager buka document -> form -> new form

Bersambung


Membuat program aplikasi video shooting sederhana Dengan Visual foxpro

Ragam & Manfaat Minyak Harum ALAMI

Ragam & Manfaat Minyak
Jenis2 dan Fungsi Minyak
1. Minyak Jafaron Biasa
2. Minyak Jafaron Jibril
3. Minyak Misik Putih
4. Minyak Misik Hitam
5. Minyak Misik Kuning
6. Minyak Misik Melati
7. Minyak Cendana, Cinnamon dan Sandalwood
8. Minyak Sereh
9. Minyak Hajar Aswad
10. Minyak Melati Jasmine dan Cuddle
11. Minyak Kelapa Tunggal atau Manunggal
12. Minyak Duyung
13. Minyak Malindao
14. Minyak Mimta'dal
15. Minyak Fonibasalwa
16. Minyak Tukhafatu Al Jinn (Apel Jin)
17. Minyak Miatusaila
18. Minyak Sulaiman
19. Minyak Cobra
20. Minyak Sundalul Ahmar atau Ahmad
21. Minyak Infinity, Lemon, Jeruk, J-Lo dan Happy Clinic
22. Minyak Mawar, Rose, Enternity, Axe dan Cassablanca
23. Minyak Lavender
24. Minyak Menthol dan Tavvares
25. Minyak Saripati Kayu Gaharu
26. Minyak 1000 Bunga
27. Minyak Malaikat Subuh
28. Minyak Babi
29. Minyak Dagu
30. Minyak Crude Oil
31. Minyak Ketsuri atau Minyak Atsiri
32. Minyak Ambar
33. Minyak Zaitun

Minyak Cendana :
- Mengubah energy negatif menjadi positif
- Memperkuat aura

Minyak Misik:
- Mempertahankan aura/ energy
- Menstabilkan energy agar tidak naik turun

Minyak Jafaron:
- Untuk mengaktifkan benda
- Memperkuat aura

Minyak Cendana, Gaharu, Cinnamon dan Sandalwood berfungsi untuk membersikan energi buruk yang bersifat maskulin sehingga akan membawa kerbersihan pada energi yang sudah kotor. Berguna utk menolak gangguan jin, melindungi diri ketika merasa takut melewati daerah yang dianggap menakutkan dan berguna utk menambah rasa percaya diri.

Minyak Infinity, Lemon, Jeruk, J-Lo dan Happy Clinic, berfungsi untuk membersihkan aura pengguna dan juga untuk mempengaruhi birahi lawan jenis sang pengguna.

Minyak Mawar, Rose, Enternity, Axe, Cassablanca dan 1000 Bunga berfungsi untuk menampakkan ketenangan kepada suasana sekitar dimana pengguna akan terlihat lebih cerah, lebih tenang dan nyaman dipandang buat lawan jenis yang melihat.

Minyak Jasmine, Melati dan Cuddle berfungsi membuat aroma kelembutan bagi sang pengguna sehingga orang yang melihat akan timbul efek belas kasihan dan kepada sang pengguna karena mereka akan melihat sang pengguna adalah sosok yang lugu.

Minyak Lavender berfungsi untuk membuat tenang suasana diri dan bagi para supranaturalis sangat berguna untuk mempercepat latihan meraga sukma atau sebagai perantara penghubung ke alam gaib cukup dengna menghirup aromanya.

Minyak Menthol atau Tavvares berfungsi untuk menghilangkan pengaruh pelet atau pemikat atau menghilangkan khayalan ttg seseorang yang dicintai atau disayanginya terlalu berlebihan. Jika minyak ini dicampur denan minyak lavender, maka akan membuat orang pemarah menjadi tenang dan menghilangkan pikiran yang membuat hati gelisah atau emosi.

Minyak Gaharu berfungsi untuk mendekatkan kita kepada leluhur. Cara penggunaannya cukup dioleskan di nadi tangan kanan dan kiri kita. Minyak Gaharu berasal dr saripati kayu gaharu ini juga memiliki aroma dan tingkat kekentalan yg sangat kuat. Minyak ini warnanya hitam agak kecoklat2an.

Minyak Cendana ialah minyak yang cocok digunakan untuk meditasi. Minyak Cendana itu mempunyai kesamaan karakter dengan Minyak Gaharu.

Minyak Apel Jin ada yang sudah berbentuk sari minyak yang berasal dari proses apel jin yang berbentuk gel di proses menjadi minyak. Minyak ini buat pemanggil jin sayangnya ini sudah langka dan banyak palsunya dan aslinya masih di negeri Yaman

Minyak Jafaron Biasa. Ada dua macam, sebagai parfum atau untuk membuat rajahan. Manfaatnya ialah untuk cleansing atau pembersih aura
atau juga bahkan sebagai desinkfektan suci hama penghalau virus penyakit secara tinjauan medis.Dan tinjauan supranya ialah untuk pengasihan dan membuat tenang dan stabil diri kita. Namun hati-hati jangan menggunakan terlalu banyak Za`faron perfume karena akan mengakibatkan naiknya nafsu birahi pada kita dan orang sekitar kita.

Minyak Jafaron Merah, salah satu fungsinya ialah sebagai pembangkit energi dan sekaligus pembangkit birahi. Baunya yang menyengat dan membuat mata menjadi pedas dan inilah yang menyebabkan setelah pembuatan rajah dengan menggunakan Jafaron merah baik itu Jafaron tulis maupun Jafaron masak akan merasa sedikit lebih bergairah. Cara pengolesannya cukup dioleskan ke nadi kita

Minyak Hajar Aswad. Minyak ini ketika dicampur dengan sedikit misik putih dan ditambah dengan sedikit cendana kraton akan menghasilkan efek menenangkan bathin dan cepat masuk kedalam state meditatif.

Minyak Ambar berasal dari batu amber yang dipanaskan dimana batu tersebut berasal dari getah salah 1 nya ialah getah pinus. Bau khasnya seperti tanah akan terasa.

Minyak Cinnamon. Wangi Minyak Cinnamon sangat bagus digunakan untuk penghalusan kulit, terutama bagi terapi kecantikan menggunakan bedak dicampur dengan cinnamon ini akan memancarkan aura menjadi lebih bersih. Serbuk Cinnamon dapat juga dijadikan sebagai salah 1 pembuatan pil aura yang bagus.

Minyak Zaitun sangat cocok di oleskan di cakra dasar cakra seks dan cakra perut konon ke 3 cakra inilah yang membantu kita dalam peningkatan kerejekian.

PENGGUNAAN MINYAK :
Penggunaan minyak berkaitan dengan pengaktifan titik2 pada tubuh kita seperti di :
- pergelangan tangan...
- telapak tangan
- kening
- ubun2
- dada
- tiap persendian
- tiap cakra
- tiap titik lathoif

Minyak Misik Putih. Misik Putih ini ialah misik concentrate dari misik biasa dan tentu saja akan menimbulkan efek melebihi khasiat dari misik hitam.
Minyak Misik Putih atau White Musk. Minyak berasal dari keringat menjangan jantan yang sedang mengalami birahi untuk menarik lawan jenisnya. Keringat menjangan ini memiliki karakter keringatnya membentuk crystal2 kecil yang kemudian di extract menjadi minyak misik putih special / white musk dimana didalamnya terdapat hormon pheromone pembangkit birahi lawan jenis.

Minyak Misik Hitam, inilah yg dimasa lalu banyak digunakan, sebab khasiatnya menyebabkan harmonisasi jiwa dan menjadikan disukai dalam pergaulan, juga dapat meredakan amarah, konsentrasi tertentu dari minyak ini juga berakibat mempengaruhi efek pheromone yg menyebabkan birahi luar biasa. Misik atau Musk Oil ialah butiran keringat kijang gunung yg mengkristal berwarna hitam keemasan dan mengkilat kena cahaya lalu menjadi butiran butiran yg menempel pada pundaknya yg akhirnya terlepas berceceran seperti batu kecil lembut. Keringat itu dikeluarkan tatkala masa kijang tersebut dalam kondisi birahi dan bermanfaat untuk dapat membuat kijang betina menjadi birahi sehingga terlaksana perkimpoian antara kijang jantan dan betina.

Minyak Untuk Tujuan Pengolesan Benda Bertuah :

1. Minyak Bumi. Minyak Bumi yang keluar pertamakali dalam perut bumi pada saat pengeboran pertama ialah salah 1 minyak yang dapat membooster energi dan khasiat dari benda2 tersebut.
2. Atau bisa menggunakan komposisi ini :
Gabungan dari :
1. Minyak misik hitam
2. Minyak Jaffaron
3. Minyak Melati keraton
4. Minyak Cendana
5. Minyak Hajar Aswad
6. Minyak Gaharu
7. Minyak Cempaka
8. Minyak Kasturi

Dengan perbandingan 1:1 dan dapat meningkatkan energi dan khasiat benda2 tersebut juga.

Campuran Minyak Untuk Mandi Kembang : Bisa dipilih dan tidak harus semuanya.
- Misik Hitam
- Misik Putih
- Cendana
- Malaikat subuh
- Cempaka
- zafaron
- hajar aswad
- kenanga
- Kasturi
- Ambar
- Gaharu
- Duyung
- Sedap Malam
- Melati Keraton
- Mawar
- 2000 bunga
- 1000 bunga
- Minyak Zaitun / olive oil

Hubungan Minyak Dengan Pembangkitan 7 Chakra Dapat di Jelaskan sbb :
1. Minyak Misik Hitam (Chakra Dasar)
2. Minyak Jaffaron (Chakra Seks)
3. Minyak Melati keraton (Chakra Jantung)
4. Minyak Cendana (Chakra Ajna)
5. Minyak Hajar Aswad (Chakra Mahkota)
6. Minyak Gaharu (Chakra ajna)
7. Minyak Kasturi (Chakra minor didaerah urat nadi kita dan atau untuk Chakra Tenggorokan)

Metoda Pendeteksian Vibrasi pada Minyak :

1. Mendeteksi dengan pendulum yaitu minyak asli yg belum dicampur kita deteksi dengan pendulum kemudian cobalah mencampur dengan dosis tertentu kita cek lagi bagaimana hasilnya jika minyak 1 tarik menarik minyak ke 2 tolak menolak dipastikan tidak akan berhasil untuk menciptakan minyak jenis penarik. Jika fungsinya sudah saling memperkuat maka minyak tersebut sudah siap dipakai. Tinggal di empowerment lebih lanjut lagi dan di treatment khusus.
2. Mendeteksi dengan telapak tangan dan merasakan jenis minyak tersebut menarik atau menolak untuk jenis pemikat biasanya jenis yang menarik.
3. Mendeteksi dengan vibrasi tiap chakra.
4. Mendeteksi dengan terawangan dan keilmuan.